Panduan Lengkap untuk Pencari Kerja agar Tidak Ada Dokumen yang Terlewat
Pendahuluan
Salah satu kesalahan umum yang dilakukan pencari kerja adalah tidak melampirkan dokumen lengkap saat melamar pekerjaan. Akibatnya, lamaran bisa diabaikan atau dianggap tidak memenuhi syarat oleh HRD.
Agar kamu tidak mengalami hal serupa, berikut adalah checklist dokumen penting yang wajib kamu persiapkan saat melamar kerja, baik secara online maupun offline.
1. Curriculum Vitae (CV)
CV adalah dokumen utama yang wajib kamu sertakan. Pastikan CV:
- Terbaru dan sesuai posisi yang dilamar
- Berisi informasi pendidikan, pengalaman, keahlian, dan kontak aktif
- Disusun dengan rapi dan mudah dibaca
Format umum: PDF. Gunakan nama file profesional, misalnya CV_NamaLengkap_2025.pdf.
2. Surat Lamaran Kerja
Dokumen ini berfungsi sebagai pengantar yang menunjukkan ketertarikan dan motivasi kamu terhadap posisi yang dilamar.
- Tuliskan secara ringkas namun padat
- Sebutkan posisi yang dilamar dan alasan kamu cocok
- Jangan pakai template generik — sesuaikan isi dengan perusahaan
Format terbaik: PDF, dengan nama file SuratLamaran_NamaLengkap.pdf.
3. Ijazah dan Transkrip Nilai
Banyak perusahaan, terutama di sektor formal, mensyaratkan dokumen pendidikan. Maka:
- Scan ijazah terakhir (misal: S1/D3/SMA)
- Transkrip nilai lengkap sebagai bukti akademik
- Pastikan hasil scan jelas, tidak blur, dan resmi
Format umum: PDF atau JPG.
4. Sertifikat Pendukung
Ini dapat menambah nilai plus, terutama untuk posisi yang membutuhkan keahlian khusus.
- Sertifikat pelatihan/kursus (misal: Digital Marketing, Public Speaking, Excel)
- Lisensi profesional (jika ada, seperti STR, SKA, SKT, dll.)
- Sertifikasi bahasa asing (IELTS, TOEFL, JLPT, dll.)
Lampirkan hanya yang relevan dengan posisi yang dilamar.
5. Portofolio (Jika Diperlukan)
Untuk posisi kreatif seperti desain, penulis, fotografer, atau developer, portofolio sangat penting.
- Siapkan dalam bentuk file PDF atau tautan Google Drive/Behance/LinkedIn
- Pilih hasil karya terbaik dan terbaru
- Berikan sedikit penjelasan setiap proyek
Contoh penamaan file: Portofolio_NamaLengkap.pdf.
6. Pas Foto Terbaru
Meski tidak semua perusahaan mewajibkan, ada baiknya kamu siapkan:
- Pas foto ukuran 3×4 atau 4×6, latar belakang polos
- Pakaian formal, rapi, dan pencahayaan baik
- Format JPG atau PNG
7. KTP dan NPWP (Opsional)
Beberapa perusahaan meminta data identitas saat awal proses lamaran, khususnya untuk:
- Perusahaan multinasional atau BUMN
- Posisi administrasi/keuangan
KTP berguna untuk validasi identitas. NPWP biasanya diminta setelah tanda tangan kontrak, tapi ada juga yang minta lebih awal.
8. Referensi Kerja (Jika Ada)
Jika kamu pernah bekerja/magang sebelumnya, lampirkan surat referensi atau rekomendasi dari atasan sebelumnya.
Referensi memberikan nilai tambah terhadap reputasi dan integritas kamu.
9. Format dan Penamaan File yang Rapi
Hal teknis yang sering diremehkan tapi sangat penting:
- Gabungkan semua file ke dalam folder jika dikirim via email/Drive
- Gunakan penamaan file yang rapi dan konsisten
- Pastikan ukuran file tidak terlalu besar (ideal di bawah 10 MB)
Ini menunjukkan profesionalisme dan kemudahan bagi HRD untuk memproses lamaranmu.
Kesimpulan
Melamar kerja bukan hanya soal mengirim CV saja. Dokumen pendukung yang lengkap bisa meningkatkan kredibilitas dan memperbesar peluangmu untuk lolos ke tahap berikutnya.
Dengan mengikuti checklist di atas, kamu bisa memastikan bahwa lamaranmu memenuhi standar profesional dan memudahkan HRD dalam menilai kelayakan kamu sebagai kandidat.





