Salah satu bagian penting dalam CV yang sering dianggap sepele adalah riwayat pendidikan. Padahal, bagian ini bisa memberikan nilai tambah jika ditulis dengan cara yang tepat, terutama bagi fresh graduate atau pelamar kerja dengan pengalaman terbatas. Penulisan yang jelas, ringkas, dan relevan dapat membantu HRD memahami latar belakang pendidikan kamu secara cepat dan efisien.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara menuliskan pendidikan secara efektif di CV, kesalahan umum yang harus dihindari, serta beberapa contoh penulisan yang bisa kamu tiru sesuai latar belakangmu.
Kenapa Riwayat Pendidikan Penting dalam CV?
Riwayat pendidikan menunjukkan dasar kemampuan intelektual, kedisiplinan, dan fokus karier seseorang. Untuk posisi entry-level atau fresh graduate, bagian ini bisa menjadi poin utama yang dilirik oleh HRD.
Bagi yang sudah memiliki pengalaman kerja, bagian pendidikan tetap penting, terutama jika latar belakang akademik kamu mendukung bidang pekerjaan yang dilamar.
Struktur Umum Penulisan Pendidikan dalam CV
- Nama institusi pendidikan (sekolah/universitas)
- Gelar atau jurusan
- Tahun masuk dan lulus
- Prestasi atau aktivitas relevan (opsional)
Format paling umum:
Nama Institusi – Jurusan atau Gelar
Tahun Masuk – Tahun Lulus
Tips Menulis Riwayat Pendidikan di CV
- Urutkan dari pendidikan terakhir ke paling awal (reverse chronological)
- Sertakan informasi yang relevan saja, misalnya prestasi akademik, IPK (jika tinggi), atau topik skripsi/judul tugas akhir
- Hindari terlalu banyak detail yang tidak penting seperti nama guru, alamat sekolah, atau pelajaran yang tidak relevan
- Satu atau dua baris per entri sudah cukup agar CV tetap ringkas
Contoh Penulisan Riwayat Pendidikan untuk Berbagai Situasi
1. Contoh untuk Fresh Graduate
Universitas Udayana – S1 Manajemen
2019 – 2023
IPK: 3,75 / 4,00 | Lulus dengan predikat Cumlaude
Aktif sebagai anggota Himpunan Mahasiswa dan Koordinator Divisi Kewirausahaan
2. Contoh untuk Lulusan SMK
SMK Negeri 1 Denpasar – Jurusan Akuntansi
2018 – 2021
Lulus dengan nilai rata-rata 85 | Praktek kerja lapangan di PT XYZ Finance
3. Contoh untuk Profesional dengan Pengalaman Kerja
Institut Teknologi Bandung – S1 Teknik Informatika
2012 – 2016
4. Contoh Jika Masih Kuliah
Universitas Indonesia – S1 Psikologi
2021 – Sekarang (Semester 6)
5. Contoh Pendidikan Non-Formal (Jika Relevan)
Google Career Certificate – Digital Marketing & E-commerce
Selesai Februari 2024
Kesalahan Umum dalam Menulis Riwayat Pendidikan
- Menuliskan semua riwayat dari SD hingga perguruan tinggi – cukup dari SMA/SMK atau pendidikan terakhir
- Menggunakan istilah yang tidak umum – pastikan nama gelar dan institusi jelas
- Typo dalam nama universitas atau jurusan
- Menyebutkan IPK yang rendah – lebih baik tidak dicantumkan jika di bawah 3.00 (kecuali diminta)
Kesimpulan
Penulisan riwayat pendidikan dalam CV harus disesuaikan dengan posisi yang dilamar, latar belakang kamu, dan relevansi informasi. Gunakan format yang rapi, informatif, dan profesional agar bagian ini bisa mendukung keunggulanmu sebagai kandidat.
Ingin tahu cara menulis bagian lain dalam CV seperti pengalaman kerja atau skill? Lihat panduan lengkapnya di artikel-artikel kategori CV JobBali.





