Mengungkap Rahasia Sukses Lolos Seleksi Kerja dari Sudut Pandang HRD
Pendahuluan
Banyak pencari kerja bertanya-tanya: apa sebenarnya yang dicari oleh HRD saat menyeleksi kandidat? Apakah hanya nilai akademik? Pengalaman kerja? Atau ada hal lain yang lebih penting?
Sebagai pihak pertama yang menyaring ratusan hingga ribuan lamaran, HRD memiliki kriteria khusus yang tidak selalu tertulis di iklan lowongan kerja. Artikel ini akan mengupas tuntas aspek-aspek yang diperhatikan oleh HRD, mulai dari dokumen, sikap, hingga karakter kandidat.
1. CV yang Relevan dan Terstruktur
CV adalah kesan pertama yang diterima HRD dari seorang kandidat. Hal yang mereka cari antara lain:
- Kesesuaian latar belakang pendidikan dengan posisi yang dilamar
- Pengalaman kerja yang relevan (walau hanya magang atau freelance)
- Format CV yang mudah dibaca, ringkas, dan profesional
- Highlight keahlian utama yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan
HRD lebih suka CV yang straight to the point, bukan CV panjang yang bertele-tele.
2. Motivasi yang Jelas
Dalam surat lamaran atau saat wawancara, HRD selalu mencoba mencari tahu:
- Kenapa kamu tertarik dengan posisi tersebut?
- Apa alasanmu memilih perusahaan mereka?
- Apakah kamu sekadar coba-coba, atau benar-benar berminat?
Jawaban yang jujur dan disertai alasan logis (misalnya: bidang sesuai minat, ingin belajar di industri tersebut, tertarik dengan budaya perusahaan) lebih disukai daripada jawaban yang mengada-ada.
3. Kepribadian dan Soft Skill
HRD bukan hanya mencari kandidat yang pintar, tapi juga yang bisa bekerja sama dan beradaptasi dalam tim. Soft skill yang sering dicari:
- Komunikasi yang baik
- Etika kerja dan kedisiplinan
- Kemampuan kerja sama tim
- Kemampuan problem solving dan inisiatif
- Kemampuan belajar cepat (adaptif)
Ini biasanya terlihat saat interview, atau dari aktivitas organisasi di CV.
4. Attitude dan Etika Profesional
Attitude bisa menjadi pembeda antara kandidat yang diterima dan ditolak. HRD sangat memperhatikan hal berikut:
- Apakah kamu datang tepat waktu saat wawancara?
- Apakah kamu sopan dalam komunikasi via email/chat?
- Apakah kamu memperhatikan penampilan dan kerapian?
- Apakah kamu menunjukkan rasa hormat dan antusiasme?
Bahkan kandidat yang belum berpengalaman bisa lolos jika menunjukkan sikap positif dan profesional.
5. Keselarasan dengan Budaya Perusahaan
Setiap perusahaan memiliki nilai-nilai dan budaya kerja tersendiri. HRD akan mempertimbangkan:
- Apakah kamu cocok dengan lingkungan kerja mereka?
- Apakah kamu menunjukkan nilai-nilai yang sejalan dengan visi perusahaan?
- Apakah kamu bisa berkontribusi dalam jangka panjang?
Untuk itu, sebaiknya kamu melakukan riset kecil tentang perusahaan sebelum melamar atau wawancara.
6. Komitmen dan Kejelasan Tujuan Karier
HRD tidak ingin kandidat yang baru beberapa bulan bekerja lalu resign. Maka dari itu, mereka mencari:
- Tujuan karier yang jelas (walau masih di tahap awal)
- Kesediaan belajar dan berkembang bersama perusahaan
- Tanda-tanda bahwa kamu serius ingin membangun karier, bukan coba-coba
Saat wawancara, kamu bisa menyampaikan apa yang ingin kamu pelajari atau capai jika diterima.
Tips Tambahan agar Lebih Dilirik HRD
- Gunakan email profesional (hindari email alay atau tidak serius)
- Gunakan nama file CV yang rapi, contoh:
CV_AndiPutra_2025.pdf - Jangan copy-paste surat lamaran, buat yang sesuai posisi
- Latih wawancara dengan teman atau mentor
Kesimpulan
HRD mencari kandidat yang tidak hanya punya kemampuan, tapi juga sikap, komitmen, dan kejelasan tujuan. Jangan hanya fokus pada isi CV, tapi perhatikan juga bagaimana kamu membawakan diri selama proses seleksi.
Dengan memahami apa yang dicari HRD, kamu bisa mempersiapkan diri lebih baik dan meningkatkan peluang untuk diterima di pekerjaan impianmu.





